Yudi Gantung Diri Ingin Nemui Anaknya

Ahad, 09 Juni 2019

Istimewa

BAGANBATU/86 --- Yudi (19) yang ditemukan tewas tergantung Ahad (9/6/2019) di rumahnya yang terletak di jalan Hj Badiah (Kampit) Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah ini sempat menulis status di dinding Facebooknya.

Penelusuran Riau86.com, status yang diunggah sehari sebelum gantung diri itu menuliskan bahwa dia ingin menemui anaknya. "Nak ayah datang nak," tulisnya disertai emoticon menangis. Yudi juga nge-tag akun Facebook isterinya yang bernama, Ira Afnizar Afnizar.

Postingan itu mendapat 21 tanggapan dan satu komentar, dalam komentar yang ditulis oleh akun Facebook Eliya Wati itu tampaknya sudah memberikan nasihat, namun faktanya hari ini Yudi tetap melakukan niatnya.

Dalam kolom komentar itu, Eliya Wati menuliskan,"Anak mu tuh g' butuh tangisan mu,,, Anak mu tu cuman butuh do'a mu sebagai ayahnYa lewat solat...".

Sepertinya tidak ada yang curiga apa yang akan dilakukan Yudi, pasalnya tidak ada komentar lain di statusnya itu hingga ia ditemukan tewas tergantung.

Menurut keterangan tetangga korban kepada Darma menuturkan bahwa korban baru saja berpisah dengan isterinya.

"Akhir-akhir ini dia stres, katanya karena baru ditinggal istrinya," kata Darma.

Darma mengatakan, Yudi kalau di tempat tinggalnya biasa disapa Bony. "Baru aja dia tadi malam gadaikan helm sama bapakku, entah apa alasannya aku juga nggak tau," kata Darma.

Darma juga mengatakan bahwa anaknya tersebut meninggal sekitar 2 bulan yang lalu karena sakit. " Kabarnya anaknya itu lahir belum cukup bulan, hingga kondisinya lemah hingga akhirnya meninggal," jelas Darma.

Sebelumnya, Yudi ditemukan tergantung di kosen pintu tengah rumahnya.

Mayat korban ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang kerabatnya. Dimana awalnya salah seorang tantenya, Ningsih mendapatkan telepon dari orang tua korban perihal setiap kali ditelepon korban tidak menjawab.

Karena curiga,  kemudian salah seorang anak Ningsih diminta untuk mengintai dari lubang pentilasi pintu belakang rumah. Dan saat itu diketahui bahwa korban sudah tergantung.

Dan untuk selanjutnya, tepatnya sekitar pukul 13.30 wib warga masyarakat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bagan Sinembah.

Dari olah TKP yang dilakukan oleh petugas kepolisian diketahui bahwa korban mengenakan kaus warna merah maron dan celana warna orange tergantung dengan menggunakan seutas tali nilon.

Dan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Bagan Batu disebutkan,  bahwa kematian korban murni gantung diri. Hal ini dibuktikan dengan adanya cairan sperma pada kemaluan korban.

" Korban murni gantung diri. Dan menurut perkiraan kita,  bahwa korban sudah meninggal lebih dari enam jam.  Karena kondisi korban sudah kaku dan mulai membiru, " kata dr Eka Sembiring.

Sementara itu Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan masih melakukan penyelidikan. " Iya saat ini masih kita lakukan penyelidikan," katanya. (Mas min)