Pasca Raih WTP....Pemkab Rohil Gelar Syukuran dan Santuni 150 Anak Yatim

Rabu, 12 Juni 2019

Bupati Rohil H Suyatno memberikan sambutan dalam kegiatan syukurun dan memberikan santunan kepada 150 anak yatim pasca meraih WTP di Gedung Misran Rais, Rabu (12/6/19)

BAGANSIAPIAPI/86 - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengelar syukuran dan menyantuni 150 anak yatim di Gedung Misran Rais, Rabu (12/6/19). Hal ini dilakukan pasca meraih prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pertama kalinya sejak 19 tahun Rohil berdiri dari BPKP Riau.

 

"Kegiatan rencananya bulan ramadhan lalu. Namun karena kesibukan baru hari ini dilaksanakan. Maka kita menyantuni anak yatim dalam rangka syukuran rohil meraih WTP pertama kalinya,” kata orang nomor satu Rohil disela sambutan.

 

Menurut Bupati, semoga dengan raihan ini bertahan sampai tahun-tahun selanjutnya. 

Bahwa dari 12 kabupaten/kota yang ada di Riau. Hanya Rohil yang baru mendapatkan WTP. 

 

Sementara Kabupaten/Kota lainnya sudah berkali-kali bahkan ada 8 atau 5 kali. Mengapa Rohil baru mendapatkannya tahun ini, karena berdasarkan audit BPKP Riau tidak ditemukan temuan dan pengelolaan aset sudah membaik.

 

"19 tahun rohil berdiri baru kali ini kita raih WTP, Ini harus dipertahankan. Berhasilnya Rohil raih WTP itu berkat kerja keras kita semua, “ ujarnya.

 

Disiplin dalam bekerja dan kekompak dalam bekerja. Kepada OPD, Camat dan Lurah kinerja harus ditingkatkan sehingga rohil kembali meraih WTP pada 2020 untuk yang kedua kalinya. Bupati juga memberikan apresiasi kepada Staf bagian pengelolaan aset daerah di BPKAD yang bekerja keras dalam mendata aset-aset yang ada dirohil sehingga meriah WTP. 

 

Gagalnya rohil mendapat WTP terang Suyatno keran persoalan aset yang tak kunjung selesai. Untuk itu ia meminta kepada Sekda agar para pegawai pengelolaan aset ditingkatkan tunjangannya.

 

Supaya WTP dapat di raih Rohil pada tahun selanjutnya, Bupati minta kepada para PPTK di OPD setiap membeli barang pengadaan untuk dapat melaporkannya kepada petugas pengelolaan aset agar didata dan diinventaris. Bupati juga merencanakan akan membangun gedung arsip dan hangar agar arsip-arsip yang ada dapat tersimpan. Agar kendaraan roda 4 dan roda 2 yang sudah tidak terpakai atau beroperasi lagi terparkir dengan rapi.

 

"Selama ini arsip-arsip banyak berhilangan karena dicuri padahal arsip itu sangat penting. Begitu juga dengan kendaraan roda 4 yang tak dipakai lagi terparkir sembarang. Dengan dibangun hangar nantinya jadi tidak menjadi perbincangan publik lagi," kata Bupati mengakhiri. (BangDoi)