Pemilik Tanah Segel SD, Orangtua Siswa Blokir Jalan

Istimewa
Loading...

SORONG/86 -- Tak terima sekolah disegel pemilik tanah, puluhan orang tua siswa dan sejumlah murid SD Inpres 74 di Distrik Malawei, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu 20 Februari 2019 siang melakukan aksi blokir jalan. Aksi itu dilakukan tepat di depan gedung sekolah, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Sorong.

Akibatnya, jalan tersebut sempat tak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Penyegelan sekolah membuat pelajar tak bisa melakukan aktivitas belajar-mengajar.

Pihak yang mengklaim berhak atas lahan tersebut melakukan penyegelan karena hingga saat ini proses ganti rugi tanah belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota Sorong.

Aparat Kepolisian dari Polres Sorong Kota, yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Eko Yusmiarto langsung turun ke lokasi untuk meredam kemarahan para orang tua siswa. Namun ketegangan sempat terjadi karena puluhan orang tua siswa yang mulai kesal dengan aksi segel pintu gerbang sekolah.

“Sudah kurang lebih sepekan ini anak-anak kami yang merupakan siswa di SD Inpres 74 ini tidak dapat melaksanakan aktivitas belajar dengan baik karena sekolah mereka disegel, hal ini yang memicu puluhan orang siswa melakukan aksi protes, memblokir jalan agar adanya perhatian dari pihak pemerintah setempat terkait permasalahan yang terjadi,” kata Yosina, salah seorang orang tua siswa.

Setelah perwakilan dari Pemkot Sorong melakukan negosiasi, akhirnya aksi blokir jalan dilerai. Selain membuka blokir jalan, pintu gerbang sekolah yang disegel juga dibuka oleh petugas Satpol PP dan polisi.

Namun aksi protes berlanjut dilakukan oleh pemilik tanah. Mereka tidak puas dengan dibuka kembalinya segel pintu sekolah karena permasalahan ganti rugi belum terselesaikan. Sempat terjadi adu mulut, namun petugas langsung bisa melerai.

Menurut Kabag Pertanahan Pemkot Sorong, Anhar Akib Kadar, pihaknya mempersilakan jika pihak yang mengaku sebagai pemilik tanah garapan melakukan gugatan ke pengadilan. (okezone)


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar