Jalan Longsor Penghubung Siantar-Tanah Jawa Belum Diperbaiki, Warga Kesulitan

Istimewa
Loading...

MEDAN/86 ---  Jalan Siantar-Tanah Jawa, tepatnya di Desa Marumbun Jaya, yang longsor masih dibiarkan dengan solusi alakadar.

Sejak longsor sekitar sebulan lalu, pemerintah membangun jembatan bailey di lokasi longsor yang berada di tengah perkebunan sawit itu.

Pengendara dapat melintas dengan sistem berganti-gantian. Jembatan yang dibangun pemerintah itu hanya boleh dilintasi oleh kendaeaan roda empat. Sementara, roda dua bisa melintas di bawah jembatan yang dibangun warga sekitar.

Pengguna jalan pun merasa kurang nyaman karena ada warga sekitar yang meminta-minta uang dengan alasan biaya menjaga dan mengatur lalu-lintas untuk sistem buka tutup. Setiap pintu masuk sudah dijaga oleh warga. Warga meminta dengan menggunakan mangkuk kecil.

Sedangkan, jalan yang longsor masih terbengkalai tanpa ada perbaikan. Jalan yang longsor masih dibatasi dengan garis badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Tuti seorang pengendara roda dua mengatakan masih menunggu perbaikan jalan yang dijanjikan pemerintah dan pihak perkebunan. Katanya, melewati jembatan darurat tentu meganggu kenyamanan. Apalagi, jika hujan turun, jembatan untuk perlintasan sepeda motor dapat tertutup air.

"Kalau hujan, tentu tidak bisa lewat dari jembatan kecil untuk sepeda motor. Maka lewat dari jembatan yang khusus untuk mobil. Tentu macet lagi," ujarnya.

Tuti berharap jalan segera diperbaiki karena fasilitas darurat yang ada saat ini dengan sistem buka tutup kurang memadai. Longsor yang terjadi pada 5 April 2019 mengakibatkan jalan Siantar-Tanah Jawa terputus.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah menunjuk Kepala UPT Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Sumut Kota Siantar sebagai ketua pembangunan. Pembangunan itu akan bekerja sama dengan pihak perkebunan.

Longsor yang terjadi ini bukanlah kali pertama. Dalam setahu terakhir, telah dua kali jalan ini terputus. Amblasnya jalan ini akibat aliran air yang deras yang datang dari perkebunan sawit. Bendungan yang sudah dibangun juga sudah jebol. (tribunnews)


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar