Maling Marak, Masyarakat Diminta Waspada

Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah, Iptu Nur Rahim Sik
Loading...

BAGANBATU/86 --- Aksi pembobolan rumah kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah. Apes kali ini dialami oleh Suryani (55) seorang guru yang tinggal dijalan Boltrem Pekan kepenghuluan Bagan Sinembah Barat,  kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira).

Rumah guru ini disantroni maling pada Jumat (12/7/2019). Satu buah laptop merk Acer warna biru, satu unit handphone merk Vivo type Y 53, satu unit handphone merk Vivo type Y 71, satu unit handphone merk Nokia, uang sebesar Rp. 2.000.000 atas kejadian tersebut korban dirugikan sebesar Rp. 11.800.000.

Dan atas kejadian tersebut, pihak kepolisian kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta kembali mengaktifkan kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar melalui Kanit Reskrim, Iptu Nur Rahim Sik mengatakan, kegiatan siskamling bisa menjadi sarana antisipasi kejahatan, deteksi dini serta identifikasi dini terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Nur Rahim, siskamling adalah bentuk Pamswakarsa sesuai pasal 4 Peraturan Kapolri nomor 2 tahun 2002.

" Kemitraan dengan masyarakat sudah ada payung hukumnya, kami tidak bisa sendirian menjaga keamanan mengingat jumlah polisi dibanding luas wilayah serta jumlah penduduk yang belum ideal. Makanya perlu kemitraan dengan masyarakat untuk mengaktifkan siskamling," kata Nur Rahim.

Pria yang akrab disapa Baim juga mengatakan kepedulian warga merupakan faktor besar dalam mengantisipasi terjadinya kejahatan di wilayah masing masing.

" Contoh, kalau meninggalkan rumah bisa minta tolong dititipkan ke tetangga biar bisa dilihat dimonitor. Kalau perlu titipkan ke kami, polisi setempat," kata Baim.

Baim mengatakan, pencurian spesialis rumah kosong yang selama ini selalu menandai rumah calon korbannya yang meninggalkan rumah.

" Pelaku selalu memantau rumah calon korban, jadi masyarakat harus selalu waspada. Jangan sungkan untuk menitipkan rumah ke tetangga atau polisi apabila meninggalkan rumah dalam keadaan kosong tak berpenghuni," katanya. (Mas min)


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar