Rabu, 30 Lapak PKL Jalan Lintas Harus Bongkar

Istimewa
Loading...

BAGANBATU/86 --- Guna menciptakan kawasan aman dan nyaman bagi pengendara yang melintas serta mengantisipasi terjadinya kesembrawutan jalan, untuk itu Upika Bagan Sinembah mengeluarkan 'warning' kepada warung-warung yang mulai banyak berdiri disekitaran jalan lintas Riau-Sumut agar dibongkar.

Hal ini terbukti dengan turunnya tim gabungan dari Upika dan Sat Pol PP Bagan Sinembah dan Datuk Penghulu Bagan Batu, Dedi Irwan Ssos kesekitaran warung-warung yang terletak di jalan Lintas Riau-Sumut Km 1 Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah.

Kedatangan tim gabungan ini dalam rangka memberitahukan kepada para pedagang agar segera membongkar bangunannya sendiri hingga batas waktu yang ditentukan,  yakni hari Rabu tanggal 24 Juli 2019.

" Dan apabila masih dijumpai adanya PKL yang berjualan di sepanjang jalan Lintas Riau-Sumut Km 1 RT 02 RW 05 Kepenghuluan Bagan Batu ini, maka Upika Bagan Sinembah akan melakukan pembongkaran paksa pada hari Kamis (25/7/2019), " kata Camat Bagan Sinembah, Sakinah SSTP Msi yang diwakili oleh Sekcam,  H Darsono disela-sela kegiatan,  Senin (22/7/2019).

Menurutnya, sejauh ini sudah ada sekitar 30 unit warung yang berdiri disepanjang jalan lintas. " Dan jika tidak segera ditertibkan lagi,  maka bukan tidak mungkin jumlah warung akan semakin bertambah banyak sampai akhirnya menumpuk seperti tahun-tahun lalu," kata Darsono.

Sementara itu Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar yang didampingi Kanit Lantas, Iptu H Syaf Yandra SH mengatakan,  bahwa kehadiran pihak kepolisian disekitar lokasi hanya sebagai pendamping pemerintah.

" Intinya,  kita Polri dan TNI dalam hal ini Koramil hanya mendampingi pemerintah kecamatan sekaligus mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kompol H Asmar.

Dan menurutnya, keberadaan warung-warung dipinggiran jalan lintas tersebut juga akan membawa dampak negatif, khususnya bagi keselamatan lalu lintas.

" Sudah banyak kejadian kecelakaan disekitar jalan lintas ini, apalagi sewaktu dulu masih banyak warung-warung yang berdiri.  Dan selain itu, juga tidak tertutup kemungkinan warung akan dijadikan sebagai tempat terjadinya tindak kejahatan," ungkap Kompol H Asmar.  (Mas min)
 


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar