Datuk Penghulu 4 Kecamatan Ikuti BID

BAGAN BATU/86 --- Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang tergabung dari empat Kecamatan, Yakni Kecamatan Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya (Basira), Balai Jaya dan Simpang Kanan menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster VI Tahun 2019 yang di laksanakan di Gedung Guru, Kepenghuluan Bahtera Makmur.

Pantauan di lapangan, Kamis (15/8) kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Bagan Sinembah, Sakinah SSTP MSI, Dinas PMD Rohil di wakili oleh Kabid Pemberdayaan, Zamri ST MT, para Datuk Penghulu juga Sekdes, dan lainnya.

Kegiatan Bursa Inovasi Desa tersebut mengusung tema " Melalui Inovasi Desa Menuju Kemajuan Desa" dan di tambah dengan embel - embel "Datang, Komit, Riru dan Maju".

Ketua TPID Bagan Sinembah, Imran Rido SHI MPD menyampaikan kata sambutan laporan pelaksanaan kegiatan Inovasi Bursa Desa tersebut.

Kemudian, di lanjudkan dengan kata sambutan oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rihil, yang diwakili Kabit Pemberdayaan, Zamri ST, menerangkan bawa Bursa Inovasi Desa itu merupakan program keinginan Kementrian Desa dalam percepatan pembangunan melalui program bursa Inovasi desa.

Di jelaskannya, dengan program bursa Inovasi desa ini, pemerintah pusat berkeinginan agar desa mampu meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran ilmu pengetahuan sumber daya manusia (SDM), untuk berbagai potensi didesa tersebut.

"Kegiatan ini inovatif sekaligus memberikan inspirasi serta jalan alternatif pilihan, berbagai kegiatan potensi didesa untuk dapat dikembangkan," ungkapnya.

Kemudian Camat Bagan Sinembah, Sakinah SSTP Msi dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa tujuan dari kegitan tersebut bagaimana menciptakan perubahan yang desa dengan menuai hasil daerah itu sendiri.

" Disini kepala desa atau penghulu harus berinopasi, mau di bawak kemana desa kita ini, bagai mana cara mendapatkan pendapatan desanya," ujarnya.

Dalam hal itu, Camat menerangkan bahwa khusunya di kecamatan Bagan sinembah sudah melakukan inovasi di setiap kepenghuluan dengan menciptakan program yang dapat merauk hari dari daerah itu sendiri.

" Dan inovasi itu sudah di pamerkan juga, contoh, Gula Merah biasanya dari aren, tpi kami bisa membuat gula merah dari nira kelapa sawit. Dan dari sawit ini bisa di buat jadi sapu lidi, cangkangnya bisa di buat jadi mainan kunci dan ini adalah inovasi,"terangnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa dalam watu dekat ini salah satu kepenghuluan di Kecamatan Bagan Sinembah akan di jadikan wisata taman Toga. " Kami akan memberanikan diri, bahwa salah satu Kepenghuluan di Kecamatan Bagan Sinembah ini, yaitu Kepenghuluan Bhayangkara Jaya menjadi wisata taman toga. Nah menurut saya, inovasi desa ini bukan infastruktur tapi mendapatkan ide - ide yang dapat membangkitkan PAD desa,"pungkasnya. (Mas min)


Baca Juga