Pengajian Rutin Kejati Riau oleh Ustadz Syafrinaldi, SH, MH, MA

PEKANBARU/86 - Pengajian rutin Kejaksaan Tinggi Riau di di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (28/11/2023) disampaikan oleh Ustad Dr. Syafrinaldi, SH., MH., MA. Pengajian rutin diikuti oleh seluruh pegawai Kejati Riau yang beragama Islam.

Dalam penyampaiannya Ustad Dr. Syafrinaldi, SH., MH., MA menyampaikan Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Musa berupa sebuah tongkat. Tongkat ini bisa berubah menjadi ular atas kehendak Allah SWT.

Salah satu kisah yang menakjubkan tentang mukjizat Nabi Musa AS adalah ketika berhadapan dengan para tukang sihir Firaun. Nabi Musa melemparkan tongkat miliknya yang kemudian berubah menjadi seekor ular.

Kemudian Ustad Dr. Syafrinaldi, SH., MH., MA menyampaikan Kisah Nabi Musa AS bertemu dengan Firaun dan para tukang sihirnya dari sikap Firaun yang sangat sombong sebagai orang yang telah membesarkan Musa. Maka Firaun mendustakan ayat-ayat yang dibawa oleh Musa dari sisi Rabbnya serta menuduhnya telah melakukan sihir.

Firaun segera menyebar pasukannya mencari tukang sihir yang andal di seluruh pelosok negeri Mesir. Tak lama, terkumpullah puluhan ahli sihir yang terpandai di negeri itu.

Pada hari yang telah disepakati itu, para tukang sihir pun datang membawa perlengkapan sihir mereka. Musa tampil dengan menasihati dan mengingatkan dengan keras kepada mereka agar tidak membiasakan diri dengan perbuatan sihir.

Para ahli sihir bermusyawarah dan sepakat untuk melayani Musa dengan pertarungan. Mereka melemparkan tali dan tongkat, lalu mengelabui mata orang-orang dengan sihir.

Lantas masing-masing dari tukang sihir itu melemparkan apa yang mereka pegang berupa tali-tali dan tongkat-tongkat mereka. Tiba-tiba tongkat dan tali tersebut seolah berubah menjadi ular seperti gunung yang memenuhi lembah. Dan ular-ular itu kemudian saling tumpang tindih satu sama lain. (BangDodi)


Baca Juga