Atlet Renang Daerah Dicabuli Pelatih

Senin, 04 Maret 2019

Ilustrasi

PROBOLINGGO/86 -- Seorang atlet renang daerah di Probolinggo menjadi korban pencabulan pelatih renangnya. Meski sudah jadi tersangka, namun pelaku belum juga ditahan.

" Pencabulannya pada Oktober 2018," ujar NW (41), ayah korban kepada wartawan di Polres Probolingo, Senin (4/3/2019).

NW mengatakan pelaku adalah DF. DF merupakan pelatih renang anaknya yang juga bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas yang berdinas di Dinas Pertanian Pemkot Probolinggo.

NW mengatakan pelaku melakukan pencabulan dengan meminta anaknya yang masih duduk di bangkus SMP untuk datang ke tempat latihan renang lebih awal. Karena instruksi pelatih, korban pun mematuhinya.

Saat tiba di lokasi latihan, korban langsung diminta pelaku untuk ganti pakaian di kamar mandi musala setempat. Saat ganti baju itulah pelaku masuk dan mencabuli korban.

"Anak saya awalnya gak terus terang ke saya, meski perilakunya berbeda dari biasanya. Namun karena saya desak terus, akhirnya ia bercerita," kata NW.

NW menyebut ada 2 korban lain yang mengalami perlakuan sama oleh pelaku. Keduanya juga sama-sama atlet renang. "Ada dua lagi yang jadi korban, ya teman anak saya ini," lanjut NW.

Kasat Reskrim Polresta Probolinggo, AKP Nanang Fendi Dwi Susanto membenarkan adanya laporan kasus pencabulan tersebut. Terkait status pelaku yang belum ditahan, Nanang menyebut lantaran bersangkutan bersikap kooperatif dan tidak akan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri.

"Untuk soal ditahan atau tidak, penyidik memiliki alasan tersendiri untuk tidak menahan. Yang pasti, ada alasan yang sangat teknis atas kasus ini. Dan pelaku sudah kita tetapkan tersangka, dan wajib lapor,"jelas Nanang. (detik.com)