Anak Punk Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Ahad, 24 Maret 2019

Istimewa

MAHAKAM/86 --- Rahma (18) seorang anak jalanan yang kerap disebut anak punk, dan tinggal di kolong jembatan Mahakam di Samarinda ditemukan tewas. Sebelumnya Rahma tenggelam saat mandi di Sungai Mahakam bersama temannya.

"Ditemukan tim SAR gabungan jelang tengah hari tadi sekitar jam 11.40," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto, Sabtu (23/3).

Jasad Rahma yang masih mengenakan pakaian itu ditemukan mengambang di sungai, masih di sekitar bawah jembatan yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang itu.

"Sekitar 30 meter dari titik awal perkiraan korban tenggelam. Setelah dievakuasi jenazahnya dibawa ke rumah sakit (RSUD AW Syachranie). Ada Basarnas dan 30 unsur SAR gabungan lain. Korban ditemukan operasi pencarian ditutup," ujar Octavianto.

Kesehariannya, Rahma memang tinggal di kolong jembatan bersama delapan orang temannya dari berbagai daerah luar kota Samarinda.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak jarang mereka meminta-minta di jalan. Kamis (21/3) siang, Rahma bersama temannya, Eci (16) menuruni tebing sekira 20 meter dari kolong jembatan menuju sungai. Rahma saat itu masih bisa berenang berpegangan di pinggir sungai.

"Lama-lama dia (Rahma) terseret arus ke tengah. Saya sempat tarik ke pinggir lagi tapi terseret ke tengah lagi. Saya sempat membantu tapi karena saya sendiri sudah lepas pegangan tangan saya lepas. Dia sudah enggak kelihatan lagi terseret arus," kata Eci. (merdeka)