BPJS Kesehatan Lakukan Sosialisasi dan Serahkan  29 Ribu Kartu JKN-KIS

Suvervisor Proline BPJS cabang Dumai, Rudi Siregar menyerahkan kartu JKN-KIS secara simbolis
Loading...

BAGANBATU/86 - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Dumai bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) serta stake holder terkait terus meningkatkan sosialisasi kepada seluruh masyarakat mengenai Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia sehat (JKN-KIS). Ditahap ketujuh ini, BPJS Cabang Dumai bersama dengan stakeholder juga turut diserahkan kartu JKN-KIS kepada sekitar 29 ribu lembar kartu kepada warga masyarakat yang ada di Rokan Hilir. 

"Hari ini adalah merupakan kegiatan ke tiga yang kita laksanakan di Rohil. Dimana sebelumnya kita sudah melakukan di Bagansiapiapi, kedua di Tanah Putih Sidinginan dan ketiga di Bagan Batu, " ujarnya. 

Dirinya juga mengatakan,  bahwa kegiatan sosialisasi tersebut juga dimaksudkan untuk memberitahukan antara hak dan kewajiban warga sebagai pemegang kartu JKN-KIS tersebut. 

"Kita ingin memberi tahu, bahwa program JKN-KIS adalah program pemerintah, ini tanggung jawab bersama stake holder," kata koordinator Suversior Proline BPJS Cabang Dumai, Rudi Siregar dihadapan warga masyarakat dari enam kecamatan yang mengikuti acara sosialisasi dan publikasi kepesertaan JKN-KIS. 

Dalam kesempatan sosialisasi dirinya menyebutkan,  bahwa terkadang dalam prakteknya bila ada oknum Faskes atau rumah sakit yang memungut bayaran bisa diadukan kepada pihaknya. 

" Nanti peserta JKN-KIS bisa langsung diarahkan bila mengalami kesulitan, atau dapat mengadukan keluhannya," imbuh Rudi.

Oleh karena itu dirinya juga meminta kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat meneruskan kepada masyarakat lainnya. " Artinya kita sosialisasi tolong disebar luaskan kepada lingkungannya, jadi kita harapkan bisa tersebar," jelasnya. 

Dan ketika disinggung tentang sulitnya warga masyarakat pemegang kartu BPJS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, lebih jauh lagi dirinya tidak menafikkan hal tersebut. 

"Ya kita memang tidak mempungkiri hal itu, dan sebenarnya untuk di Bagan Batu khususnya ini sangat mudah, karena bisa dibawa ke Rantau Prapat atau ke Pekanbaru.. Dan jika memang ada mengalami hal tersebut, diminta kepada seluruh pemegang kartu BPJS agar dapat menghubungi nomor 100500," tegasnya Rudi. 

Apalagi, lanjutnya lagi terhitung dari 26 Nopember seluruh dokter bedah yang ada di Riau melakukan aksi mogok.  " Masyarakat hanya mengerti kalau semua ini disebabkan oleh BPJS, padahal kita memang tidak bisa masuk terlalu dalam dengan hal tersebut," kata Rudi mengakhiri. (MasMin)


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar