Program Prioritas Bisa Entaskan Kemiskinan di Rohil

Bupati Rohil H Suyatno dan Wabup Rohil H Djamiluddin optimis dengan pembangunan skala prioritas bisa entaskan kemiskinan di Rohil
Loading...

BUPATI Rokan Hilir, H Suyatno, mengemukakan program skala prioritas pembangunan terus ditingkatkan. Hal ini tertuang dalam APBD tahun anggaran 2019 mendatang, meski ada pengurangan
    
"Jika program skala prioritas ini tuntas. Secara otomatis bisa perlahan-lahan kemiskinan akan hilang dari bumi Rohil. Itu sudah menjadi komitmen sejak awal dengan sarana dan prasarana dibenahi secara global," ungkap orang nomor wahid di Rohil kepada wartawan, kemarin.
    
Menurutnya, bukan hanya terfokus melakukan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur. akan tetapi, masih banyak hal yang lain sangat dilaksanakan. Semua ini demi kemajuan pembangunan secara global dikampung halaman.

Jembatan Pedamaran bisa menjadi tolak ukur mengangkat akses dari kampung ke kampung

Bahkan salah satu penyebab dari keterlambatan dalam mengejar ketertinggalan daerah ini dikarenakan masih lemahnya sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, untuk mengejar ketertinggalan SDM tersebut mutu pendidikan dan kesehatan perlu menjadi perhatian serius ditahun 2019 ini.
    
"Yang jelas, kita telah memiliki tingkat teknis idealnya seiring dengan stessing diatas. Maka, selayaknya dunia pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian serius. Sehingga permasalahan ini dapat dikelola dengan baik dalam mencapai visi dan misi pemerintahan Rohil," ujarnya.
    
Dia menjelaskan, bahwa sejauh ini dinilai kualitas mutu pendidikan boleh dikatakan masih lemah. Untuk itu, kondisi seperti ini harus dibenahi secara menyeluruh. Artinya, dunia pendidikan termasuk juga dalam  program yang berskala prioritas.
    
Sesuai dengan kenyataan dilapangan, bahwa penanganan dan penyelesaian permasalahan dunia pendidikan dan kesehatan akan dijalankan dengan semestinya. Jika kedua ini dapat diperhatikan secara global akan mendorong meningatkan SDM yang berkualitas. Untuk mendorong hal itu semua, sarana dan prasarana pendidikan segera dibenahi begitu juga dengan sarana kesehatan.
    
Diakui, bahwa masih banyak dijumpai sarana-sarana pendidikan dan kesehatan yang kurang memadai. Dan bahkan pada titik tertentu dimana masyarakatnya cukup banyak belum dapat memenuhi akan pendidikan dan kesehatan yang memadai. Sehingga penangan dalam upaya mengangkat SDM perlu ekstra kerja keras.

Wabup Rohil H Djamiluddin menyerahkan rumah resetlemen kepada warga yang kurang mampu
  

"Memang dalam meningkatkan SDM yang berkualitas tidak mudah. Tetapi kalau kita semua dapat bersinergi dan bekerja sama secara otomatis SDM bagus akan muncul dengan sendirinya. Saya yakin dan percaya, Rohil akan menjadi kabupaten yang gemilang dan terbilang dimasa-masa yang akan datang," kata Bupati optimis.
    
Seiring dengan itu juga, Pemkab juga terus berupaya membenahi sarana dan prasarana infrastruktur secara global, baik perkantoran hingga sampai sarana infrastruktur jalan. Tidak itu saja, melainkan Pemkab juga terus memprogramkan pembangunan rumah layak huni. Dan masih banyak lagi hal-hal yang termasuk dalam program skala prioritas dalam mengentaskan kemiskinan.

SKPD Harus Bekerja Ekstra
    
Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir, Drs Syarifuddin, MM, menginginkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat bekerja lebih optimal dalam pengunaan APBD tahun 2019. Agar dapat masing-masing SKPD dapat meningkatkan potensi PAD.

"Kita melihat dalam akhir-akhir ini ada kencendrungan penerimaan daerah terus mengalami penurunan. Oleh karena itu, tahun ini masing-masing SKPD harus realistis dalam pengunaan anggaran. Artinya, bagaimana SKPD dapat memiliki orientasi untuk menarik sumber dana dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pusat," kata politisi PKB Rohil.

Ia menguraikan, khusus kepada SKPD yang mempunyai target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sudah selayaknya, sedari dini terus berupaya menggali dan melakukan berbagai terobosan dalam menarik potensi PAD. Sehingga sumber PAD yang didapat dapat meningkat.

Selanjutnya,dihimbau kepada seluruh SKPD untuk dapat memperhatikan beberapa hal penting dalam kegiatan. Karena perencanaan menjadi suatu yang dianggap penting agar pelaksanaan program kegiatan dapat dipertanggungjawabkan. Agar tidak ada yang terkesan mendadak dilaksanakan dalam tahun mendatang.

"Saya yakin dan percaya, masing-masing SKPD dapat lebih optimal dalam menjalankan rutinitas tugas. Sehingga apa yang kita harap-harapkan secara seksama dapat terwujud," kata Syarifuddin mengakhiri. (BangDo/Advetorial/Pemkab Rohil)

 


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar