Bupati Rohil : Jadikan Momen HANI untuk Bebaskan Kaum Milenial dari Ancaman Narkoba

Bupati Rohil H Suyatno meminta jadikan momen HANI untuk terbebas kaum milenial dari ancaman Narkoba
Loading...

BUPATI Rokan Hilir, H Suyatno menegaskan, jadikan momen Hari Anti Narkotika tahun 2019 ini, para milenial bebas dari ancaman narkoba. Artinya, para milenial lebih memahami pentingbya hidup sehat tanpa narkoba.

Hal tersebut mengingat bahaya dan
ancaman narkoba banyak mengarah kepada kaum milenial dan generasi muda. Barang tentu ini menurutnya paling rentan menjadi penyalahgunaan narkoba.

"Karena ancaman narkob banyaknya mengarah kepada milenial. Jadi pada hari anti narkoba tahun ini, kita minta BNK Rohil lebih terfokus dengan pencegahan kepada kalangan pelajar dengan cara melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah," kata orang nomor satu Rohil kepada Riau86.Com.

Kendati demikian, pihaknya juga tidak menutup mata, bahwa kaum Milenial juga banyak yang berprestasi. Melalui momentum HANI, Bupati menyampaikan pesan, harapan dan imbauannya pada masyarakat, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir, untuk tegas menolak narkoba.

"Saya mengimbau dengan peringatan ini jangan hanya bersifat seremonial saja yang nanti tidak berbekas atau lewat saja. Kita harus mendukung dan menolak katakan tidak untuk narkoba," tegasnya.

Menurutnya, hanya dua pilihan bagi yang bermain dengan narkoba. Barang tentu dapat membuat orang mati dan berurusan dengan hukum.

"Kita tak akan segan-segan untuk menindak semua para pengedar narkoba, khususnya di Rohil,” kata Bupati menegaskan.

Berantas Narkoba Butuh Kerja Sama Semua Pihak!

Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Rokan Hilir, H Jamiluddin berpesan guna memberangas narkoba butuh kerja sama semua pihak. Pasalnya, BKN senantiasa menlanjutkan sosialisasi tentang bahaya narkoba diseluruh Kecamatan di Rohil.

“Bahwa narkoba saat ini bukan masalah kecil lagi. Melainkan sudah menjadi masalah besar hingga nasional. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” pintanya.

Ia menjabarkan, narkoba juga termasuk masalah nasional yang sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan bangsa. Terutama bagi generasi muda bangsa ini.

Oleh sebab itu,  dirinya menyebutkan,  bahwa dalam pemberantasan tersebut bukan hanya merupakan tanggungjawab pihak penegak hukum saja, dan untuk itu diminta kerjasama disemua lini untuk pemberantasan narkoba di Rohil.

"Mari kita bekerja sama untuk memberantas masalah narkoba ini sampai ke akar-akarnya. Karena pemberantasan itu bukan hanya tanggungjawab satu pihak saja. Melainkan semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat, " tegas Jamiludin.

BNK akan berupaya semaksimal mungkin dalam pemberantasan narkoba di Rohil. Dan akan ada rencana pembuatan tempat rehabilitas bagi pecandu-pecandu dan pemakai narkoba.

Wabup memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat Rohil serta dukungannya semoga hal ini dapat tercapai dan terlaksana. Sehingga bagi pengguna narkoba yang sudah kecanduan bisa direhabilitas.

"Saya juga berdoa semoga di akhir jabatan saya sebagai Ketua BNK dan Wakil Bupati Rohil saya bisa berbuat yang terbaik dalam pemberantasan narkoba di wilayah Rohil ini," kata Jamiluddin mengakhiri. (Dodi Devira/Adv/Pemkab Rohil)


[Ikuti Riau86.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar